Berita

Perusahaan pengembang sistem mengemudi otonom binaan GWM bangkrut

×

Perusahaan pengembang sistem mengemudi otonom binaan GWM bangkrut

Sebarkan artikel ini


China (ANTARA) – Perusahaan rintisan kendaraan otonom Haomo.AI yang sebelumnya dibina Great Wall Motor (GWM), dilaporkan menghentikan seluruh operasinya pekan ini.

Laman Carnewschina, Jumat (28/11), melaporkan, langkah itu terjadi setelah sebuah pemberitahuan internal meminta karyawan untuk berhenti masuk kerja mulai 24 November, tanpa penjelasan atau kejelasan rencana ke depan.

Pada 22 November, karyawan Haomo.AI menerima pesan lisan singkat dari bagian HR yang menyatakan mulai 24 November “tidak perlu masuk kerja.”

Menurut sejumlah laporan media, perusahaan tidak mengeluarkan pengumuman resmi, tidak memberikan kompensasi, serta tidak menjelaskan kapan atau apakah operasi akan dilanjutkan.

Ketika sejumlah wartawan mendatangi kantor Haomo.AI di Beijing dan Shanghai setelah pemberitahuan tersebut, mereka mendapati ruang kerja kosong, perangkat tidak menyala, dan tidak ada karyawan di lokasi.

Karyawan di Beijing menyebut adanya keterlambatan gaji hingga berbulan-bulan, rekening perusahaan yang dibekukan, saluran komunikasi internal yang dinonaktifkan, serta tidak adanya respons dari manajemen puncak.

Haomo.AI didirikan pada November 2019 setelah dipisahkan dari divisi teknologi mengemudi cerdas milik Great Wall.

Dengan Great Wall sebagai investor utama sekaligus pelanggan, perusahaan ini mengembangkan sistem bantuan/mengemudi otonom HPilot yang disebut telah dipasang pada lebih dari 20 model kendaraan bermerek GWM.

Baca juga: Tesla dilaporkan tunda data kecelakaan akibat sistem mengemudi otonom

Pada masa jayanya, startup ini mendapat dukungan kuat dari investor dan dilaporkan pernah mencapai valuasi lebih dari 1 miliar dolar Amerika Serikat.

Namun dalam beberapa bulan terakhir, muncul laporan mengenai penyusutan arus kas, PHK, dan pergantian manajemen puncak.

Sumber internal menyebutkan perusahaan gagal mengubah teknologinya menjadi produksi massal atau pesanan komersial yang stabil.

Hingga kini, tidak ada pernyataan resmi dari Haomo.AI maupun Great Wall Motor yang menjelaskan apakah ini penangguhan sementara, pembubaran penuh, atau restrukturisasi.

Penutupan mendadak ini membuat ratusan karyawan tidak pasti soal gaji yang belum dibayar, iuran jaminan sosial, dan masa depan karier mereka.

Kolapsnya Haomo.AI menimbulkan pertanyaan serius mengenai strategi Great Wall Motor dalam pengembangan sistem mengemudi cerdas.

Dengan pemasok internal teknologi otonomnya yang kini berhenti beroperasi, Great Wall kemungkinan harus meninjau ulang cara memperoleh teknologi bantuan mengemudi dan otonom untuk model kendaraan mereka di masa depan.

Baca juga: Bersaing dengan BYD, GWM berencana bangun pabrik mobil di Eropa

Baca juga: Waymo dan Toyota kerja sama kembangkan teknologi mengemudi otonom

Pewarta:
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *